Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan serius menegakkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan untuk mengatasi permasalahan Gua Pindul.
Kabid Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2013 hanya ada satu kelompok sadar wisata (pokdarwis) pengelola Gua Pindul.

“Sehingga seluruh operator yang selama ini mengelola pindul harus melalui pokdarwis Dewa Bejo mulai Senin (11/4),” kata Hary.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan akibat penegakan perda tersebut, di kawasan Gua Pindul akan ditempatkan petugas Disbudpar, Satpol PP, dan dibantu dari polisi dan TNI.

“Kalau ada pengelola yang tidak melalui Dewa Bejo akan ditindak tegas,” kata Hary.

Ia mengatakan sesuai dengan perda tertulis satu destinasi hanya dibentuk satu sadar wisata. Selama ini hanya Pokdarwis Dewa Bejo yang ditunjuk sebagai pelaksana dan di dalamnya ada Panca Wisata, Wira Wisata, dan Tunas Wisata.

“Kalau ada wisatawan masuk namun tidak melalui pokdarwis yang sudah ditetapkan, maka tidak diizinkan masuk,” ucapnya. Hary mengatakan pihaknya akan memberikan pengumuman kepada seluruh pengelola untuk menaati peraturan tersebut. “Semua sudah sepakat, pokdarwis sepakat tidak mengakomodir keberadaan joki,” imbuhnya.

Ketua Pokdarwis Dewa Bejo Bagyo mengatakan pihaknya mendukung langkah pemkab untuk menegakkan perda. Selain itu, pihaknya juga akan mendukung pelarangan penggunaan joki untuk menarik wisatawan.

“Kami siap menjalankan perda dan mendukung pemerintah daerah,” katanya. – at Objek Wisata Goa Pindul

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: